27
Feb
08

Jenis Sepeda

Berdasarkan suspensi atau peredam kejut, design sepeda dapat dikategorikan menjadi empat jenis :

  • b2_03.jpgFully Rigid : Jenis ini memiliki rangka yang kaku, tanpa ada suspensi baik depan maupun belakang.
  • b1_13.jpgHardtail : Jenis ini memiliki bagian depan yang bersuspensi, sedangkan frame dengan bagian chain stay kaku tanpa ada suspensi.
  • am500_d.jpgSofttail : Frame-nya menggunakan suspensi yang disebut dengan “elastomer“, fungsinya adalah untuk menggerakkan frame melewati medan yang tidak rata.
  • hornet20.jpgDual/Full Suspension : Sepeda jenis ini memiliki suspensi untuk bagian garpu depan dan bagian chain stay. Mekanisme kerja peredam kejut di bagian chain stay menggunakan penggerak (Pivot) yang menghubungkan lower dan upper chain stay, sehingga membuat ban belakang dapat naik-turun mengikuti kontur medan yang dilalui.

Berdasarkan cara mengendarai dan jenis medan, sepeda dapat dikategorikan dalam lima jenis :

  • Cross Country (XC)

sepeda jenis ini dapat digunakan untk melibas segala jenis trek yang bervariasi seperti tanjakan, turunan, aspal maupun kubangan lumpur. Namun, sepeda ini memang tidak dirancang untuk turunan yang sulit, khusus untuk turunan yang sulit lebih pas kalo kita gunakan sepeda jenis Downhill (DH). Sepeda jenis ini biasanya menggunakan bahan logam yang ringan.

  • Enduro/All Mountain (AM)

Sepeda ini memiliki karakteristik yang hampir sama dengan jenis XC, perbedaan utamanya adalah pada bobot. Sepeda AM lebih berat dibandingkan dengan XC. Bobot yang lebih berat ini dimaksudkan untuk mengantisipasi medan yang lebih eskrim ekstrim. Selain daripada itu, ukuran rangka-nya juga biasanya lebih besar dari XC.

  • Freeride (FR)

Julukan freeride ini mengikuti jenis aliran yang ingin mendobrak keteraturan yang hanya melewati jalur atau medan yang dilewati (bukannya anti kemapanan lhoo.. :P ) bagi penggemar sepeda FR, segala medan bisa saja dilalui, kalo ada tembok, ya diloncati pake sepeda, kalo ada trotoar atau separator busway juga bisa dilibas (meski tidak disarankan… :) :) ) Bagi mereka sepeda freeride adalah “No Way End for My Bike“. Berat sepeda jenis ini bisa lebih berat dari jenis AM dan XC.

  • Downhill (DH)

Sepeda jenis ini memang dirancang untuk dapat digunakan pada jalur yang penuh dengan turunan. Sepeda jenis ini juga memiliki berat yang lumayan dan biasanya terbuat dari logam yang cukup tebal dan berat (Berat sepeda sangat berguna untuk meluncur mengikuti gravitasi bumi..). Ciri yang kasat mata lainnya selain bentuknya yang menyerupai motor trail tanpa mesin, adalah jumlah gear depan dan belakang yang biasanya lebih sedikit. Suspensi depan biasanya memiliki travel berkisar antara 150 mm sampai dengan 200 mm, hal ini dimaksudkan agar getaran yang timbul dapat teredam dengan baik. Sedangkan suspensi belakang menggunakan travel berkisar antara 7 sampai 8 inchi.

  • Dirt Jump/Urban and Street (DJ)

Umumnya sepeda DJ memiliki frame yang hampir sama dengan jenis sepeda BMX (singkatan dari B=Bicycle M=Moto X=Cross), tetapi memiliki diameter yang lebih besar antara 30% – 40%. Jika BMX memiliki diameter ban 20 inchi, sepeda DJ menggunakan diameter 24″. Jenis sepda DJ ini digunakan untuk dapat melewati segala kontur yang sudah dibuat (biasanya diwilayah perkotaan) seperti trotoar, tangga, tembok dan sebagainya.

About these ads

14 Responses to “Jenis Sepeda”


  1. 1 Ipunk
    December 23, 2008 at 5:54 pm

    Muanteb bosss. matur nuwun infone…
    Kalau ada lagi mengenai spaer part second yang bermerk ada punya info gak ngedapetinya… aku juga mau coba upgrade nich

  2. 2 athaya
    January 13, 2009 at 3:10 am

    @ Mas Ipunk :
    Sama-sama mas….
    kalo mau nyari sparepart second banyak tempat sih kalo di Jabodetabek, cuma karena kami kebetulan di daerah Depok, biasanya kami rajin-rajin nelpon ke bro Jemmy (B-bike parung), Ozy Bike di Jl. Raya sawangan dekat RS. bhakti Yudha atau ke Oky (Sana Jaya Bike di Jl. Mayor Oking Cibinong).

  3. 3 daffa
    February 23, 2009 at 10:15 am

    mas mas saya baru mau kenal dengan sepeda gimana ya mau untuk ikut

  4. 4 pmcc e2/12
    March 1, 2009 at 11:44 pm

    Salam Sepeda,

    Nyepeda memang baik untuk kesehatan, tetapi ada beberapa hal tertentu yang harus diperhatikan sebelum mulai “serius” nyepeda :mrgreen:
    1. Kenali diri kita, apakah punya keterbatasan kesehatan;
    2. jika semuanya oke-oke saja, mulailah bersepeda keliling kompleks rumah dulu (jarak pendek) untuk mengetahui karakter dan pengoperasian sepeda anda; (jika belum pernah bersepeda, biasanya akan merasa ngilu-ngilu sesudah ngonthel, akibat otot yang dipaksa untuk berkontraksi, tapi itu biasa.
    3. Untuk pemula, sebaiknya menggunakan sepeda hardtail (yang ngga ada shock belakangnya);
    4. Jika secara fisik sudah siap, bisa dicoba jarak tempuh yang sedikit lebih jauh.. dan jangan lupa perhatikan peralatan wajib yang harus dipakai, seperti helm dan sepatu;
    5. selanjutnya …. selamat gowes

    • 5 Inu
      August 10, 2009 at 2:27 pm

      Pilih fullsus atau bukan itu tergantung model orangnya (dari pengalaman pribadi ).
      hardtail==> cenderung cape di otot-2 kaki,utamanya di tungkai
      fullsus==> cenderung cape di nafas,lebih ngos-2an
      Sy dari pemula langsung pakai fullsus, lalu cobain hardtail di segala medan, tapi akhirnya balik lagi fullsus.
      Kayuhan pada hardtail memang lebih efisien,lari lebih kenceng tapi memerlukan otot-2 kaki yang kuat. Pakai fulsus ada efek bobbing saat mengayuh cepat(mental-mentul), banyak gerakan-2 tdk perlu yang buang-2 energi, tapi meringankan tekanan kaki ke pedal.
      Efek bobbing justru menjadi hiburan tersendiri, seperti maen enjot-2an..he..he. Karen sy uka sepeda-an nyante, ya lebih cocok ke fulsus.

      • 6 Rikmo A.
        August 12, 2009 at 5:28 pm

        Memang sih, untuk jenis sepeda tergantung orangnya, cuma karena mas Jix menanyakan jenis sepeda yang cocok buat jalan beraspal tentunya lebih baik jika pake Hardtail.
        Kenapa hardtail : jalanan rata, minim guncangan ekstrim & ngga perlu ngos-ngos-an.. :mrgreen:

        Hardtail akan bikin pegel di jalanan yang “gronjal-gronjal” (seperti kata Mas Inu)
        sebaliknya, jika pake fulsus di jalanan mulus, siapin tenaga ekstra buat nggowesnya.

        Tetapi semua kembali lagi pada karakter & fisik pengguna…..

  5. 7 jix
    March 25, 2009 at 11:09 am

    mau mulai bersepeda ke kantor. jarak 22km. yg cocok yg mana? jalan beraspal.

    • 8 athaya
      March 29, 2009 at 12:30 pm

      Untuk jarak medium 22 km dan kondisi jalan raya, sebaiknya memakai sepeda hardtail dengan ban road/semi.
      Untuk ukuran frame sepeda disesuaikan dengan postur tubuh pengendara.
      Ada baik-nya jika sepeda dilengkapi dengan rak/bag carrier, supaya kita ngga perlu gendong tas kerja/pakaian.
      Lalu yang haru di ingat, 1-2 jam sebelumnya makan/minum yang manis-manis…..
      selamat bersepeda.

  6. 9 jix
    April 13, 2009 at 12:27 pm

    maksih sarannya. eh masalah merk. yang oke apa nih. harganya sekitar brp? untuk jenis hardtail. buta merk2 sepeda.

  7. 10 jix
    April 15, 2009 at 6:44 pm

    mgkn ada website merk2 sepeda yg bs sy kunjungi

  8. 11 Gendon
    April 18, 2009 at 3:42 am

    Waduh kalo merk sih banyak pilihan kok, mau yang merk luar apa dalam negeri…, kualitas dalam negeri banyak yang sudah OK kok.
    misalnya P**Y**N, U**T*D, range harga 2 – 3 jt sudah cukup kok.
    salah satu link-nya bisa lihat di http://www.rodalink.com buat referensi type & harga..
    salam..

  9. 12 Tori
    September 15, 2010 at 7:23 am

    wah…makazih bgt infonya…pa lagi klo di tambahin keterangn gambar plus bagian2 sepeda n…..

  10. November 29, 2011 at 3:45 pm

    yang sesuai dengan buget dan nyaman di ajak nggoweeeesss yg mana ya…

  11. December 16, 2011 at 12:13 pm

    aku senang ame sepada bmx


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Speakeasy Speed Test Test your Internet connection speed at Speedtest.net

PENGUMUMAN

TELAH TERJADI SUKSESI KEPENGURUSAN DI PMCC DENGAN SUKSES......BRAVO..!!

TANGGALAN

February 2008
M T W T F S S
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Web ini telah dilihat sebanyak

  • 21,917 kali

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: